Skip to main content

Perintah Menutup Aurat

Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatu



° Nama : Muhammad Nico Chandra
° Kelas : 10 MIA 1
° Absen : 22
° Asal Sekolah : SMAN 1 Kabupaten Tangerang
° Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam
° Guru Pembimbing : Rizka Susilawati M.Pd
° Hari dan Tanggal : 30 oktober 2019



Assalamualaikum Wr. Wb
Dipostingan ini kita akan membahas tentang Perintah Menutup Aurat.


A. Memahami Makna Busana Muslim/Muslimah dan Menutup Aurat


1. Pengertian Aurat




Sebelum mulai, kalian tau gk Aurat itu apa?

Menurut bahasa, aurat berarti malu, aib dan buruk.
Kata aurat berasal dari kata awira yang artinya hilang perasaan.
Jika digunakan untuk mata berarti hilang cahayanya dan lenyap pandangannya.
Pada umumnya  ini memberi arti yang tidak baik, dipandang memalukan dan mengecewakan.

Menurut istilah dalam hukum Islam aurat adalah batas minimal dari bagian tubuh yang wajib ditutupi karena perintah Allah SWT.

Menampakkan aurat bagi umat Islam dianggap melanggar syariat dan dihukumi sebagai sebuah dosa.

Nah sudah tau kan kalian tentang aurat itu apa? Jika sudah kita lanjut mengenai Batas-batas Aurat.


 2. Batas - Batas Aurat

Seperti yang kalian ketahui diatas, kita tidak boleh menampakkan aurat, jika melanggar maka akan mendapatkan dosa.

Nah apa kalian tau mana saja Batas-batas aurat bagi laki-laki dan perempuan? Jika kalian tidak tau, saya akan menjelaskannya di bawah.

Aurat itu wajib kudu mesti ditutupi .
sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam :

“Jagalah (tutuplah) auratmu kecuali pada istri atau budak yang engkau miliki.” (HR. Abu Daud no. 4017 dan Tirmidzi no. 2794. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan).


        A. Aurat laki - laki

      Syaikh Abu Hamid menyatakan bahwa terdapat perkataan dari Imam Syafi’i dalam Al Umm dan Al Imla’ bahwa aurat laki-laki termasuk budak laki-laki adalah antara pusar dan lutut. 



Surat An - Nur Ayat 30 :

قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ۚ ذَٰلِكَ أَزْكَىٰ لَهُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ 

Artinya : "Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat". (Surat An - Nur Ayat 30)

Menurut ayat diatas bisa dibilang , seorang laki-laki harus bisa melawan hawa nafsu nya, contohnya menjaga pandangan dan tidak tergoda dengan hal yang negatif. 



        B. Aurat Wanita

   Nah sekarang aurat wanita,  Aurat wanita disinggung oleh Imam Nawawi yaitu seluruh badan kecuali wajah dan kedua telapak tangan. (Al Majmu’, 3: 122). Hal ini juga disinggung beliau dalam Minhajuth Tholibin, 1: 188.


      Muhammad Al Khotib ulama Syafi’iyah, penyusun kitab Al Iqna’– menyatakan bahwa aurat wanita adalah seluruh tubuhnya kecuali wajah dan telapak tangannya (termasuk bagian punggung dan bagian telapak tangan hingga pergelangan tangan). 

Contohnya dalam potongan surat An - Nur ayat 31 :

وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا

“Dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya” (QS. An Nur: 31).

    Yang dimaksud menurut ulama pakar tafsir adalah wajah dan kedua telapak tangan. Wajah dan kedua telapak tangan bukanlah aurat karena kebutuhan yang menuntut keduanya untuk diperlihatkan.

      Maksud dari pernyataan aurat wanita di atas, bagian tangan dan kaki adalah aurat termasuk juga badan. Sehingga kalau bagian tersebut hanya dibalut dengan baju yang longgar, atau ketat, maka berarti aurat belumlah tertutup.
      Contohnya adalah yang dilakukan oleh sebagian wanita muslimah dengan memakai pakaian yang menutup aurat tapi pakaian tersebut ketat, yang seperti itu bukanlah menutup aurat karena bagian aurat seperti tangan ataupun kaki masih terlihat bentuk lekuk tubuhnya.



Seharusnya seorang wanita muslimah harus memakai pakaian yang menutup aurat, contohnya pada gambar dibawah ini;


Jadi, kesimpulannya adalah kita sebagai umat islam harus menjaga aurat, jangan pernah melanggar nya, karena jika melanggar, kita akan mendapatkan dosa. 

Sekian dari saya, kurang lebihnya mohon maaf. 

Wassalamualaikum Wr. Wb. 

Comments